Home Kota Batang KEK industropolis Batang Implementasikan Industri Hijau Lindungi Ekosistem Pesisir

KEK industropolis Batang Implementasikan Industri Hijau Lindungi Ekosistem Pesisir

29
0
Prosesi penanaman pohon serentak di pantai utara jawa

BATANG, seputarbisnis.id – Komitmen Menjaga kelestarian Alam dan lingkungan ditengah Isue Global warning yang menjadi perhatian serius, sebagai centra industri berskala Internasional tetap konsisten beperan aktif. Dalam menjaga lingkungan tetap hijau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang merupakan anggota holding BUMN Danareksa, mengimplementasikanya ikut “Mageri Segoro, Kamis (16/10).

kegiatan penanaman mangrove serentak dengan Tagline “Mageri Segoro” 2025 yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya dukung pesisir, mencegah abrasi, dan memperkuat ketahanan ekosistem laut dan pantai.  Acara penanaman serentak ini diselenggarakan di 107 Desa, 54 Kecamatan, dan  17 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, dengan seluruh wilayah tersebut bergabung secara Online/Zoom yang dipimpin oleh Bupati/Wali Kota setempat.

Lokasi utama kegiatan ini difokuskan di Pantai Muara Kencana dan Pantai Kinasih, Kabupaten Kendal, juga dilaksanakan di pesisir pantai Utara Laut Jawa KEK Industropolis Batang. Kegiatan penanaman serentak ini juga telah memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Sinergitas bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, KEK Industropolis Batang menyiapkan dan menanam sebanyak 11.254 bibit sebagai bagian dari program CSR KEK Industropolis Batang. Jenis bibit yang ditanam meliputi Avicennia spp (api-api), Casuarina spp (cemara laut), dan  Callophylum inophyllum (nyamplung). CDK Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah bekerja sama erat dengan KEK Industropolis Batang untuk mendukung gerakan “Mageri Segoro” di tingkat lokal.

CDK Wilayah IV secara spesifik berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Ketanggan dan Kelompok Tani Hutan Tamtama Tani dalam penanaman Pohon cemara di pesisir kawasan KEK Industropolis Batang. Kolaborasi ini sangat diapresiasi oleh berbagai pihak karena dinilai dapat mendukung pendanaan  program rehabilitasi pesisir, Rabu (15/10).

Sementara itu, Burhan Murtaki selaku Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang mengatakan, Kami percaya bahwa pembangunan industri yang maju harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Kegiatan Mageri Segoro ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Penanaman Mangrove Serentak Mageri Segoro 2025, Gerakan ini menjadi wujud nyata komitmen kita menjaga pesisir dan lingkungan dari ancaman abrasi serta perubahan iklim”ujarnya.

“Terima kasih kepada seluruh pihak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat yang telah bergotong royong menanam untuk masa depan. Semoga langkah kecil kita hari ini menjadi jejak besar bagi kelestarian Jawa Tengah yang  hijau dan berkelanjutan.”

CDK Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah menambahkan, “Melalui inisiatif Gubernur Jawa Tengah, KEK Industropolis Batang berkolaborasi dengan CDK Wilayah IV  Pekalongan, Pemerintah Desa Ketanggan, dan Kelompok Tani Hutan Tamtama Tani untuk melaksanakan penanaman 11.254 batang pohon cemara di pesisir pantai kawasan  KEK Industropolis Batang. Kolaborasi ini sangat diapresiasi oleh CDK Wilayah IV, Dinas  Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah karena berkat bantuan CSR KEK Industropolis Batang sangat mendukung pendanaan program. Kami berharap kerja sama ini menjadi titik awal untuk terus berkolaborasi dalam penghijauan demi keberlanjutan manfaat lingkungan dan kenyamanan masyarakat di kawasan.

Hingga saat ini total mangrove yang tertanam di Jawa Tengah telah mencapai 1.972.410 batang di area sekitar 225 hektare. Program ini telah berhasil menggerakkan perekonomian kelompok tani dan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui ekowisata dan budidaya mangrove berkelanjutan. Penanaman serentak ini melibatkan sekitar 20.000 peserta di seluruh pesisir, termasuk partisipasi di Pantai Muara Kencana dan Pantai Kinasih. KEK Industropolis Batang berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat ketahanan ekosistem laut dan darat. Melalui gerakan ini, KEK Industropolis Batang berkomitmen mendukung program rehabilitasi pesisir serta upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam

memperkuat ketahanan ekosistem laut dan darat. Penanaman mangrove diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan, melindungi kawasan pesisir dari abrasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui ekowisata dan budidaya mangrove berkelanjutan.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here