Home Advetorial BPI-Dishub Batang Kolaborasi Jamin Fasilitasi Pemudik Rest Area Geratis

BPI-Dishub Batang Kolaborasi Jamin Fasilitasi Pemudik Rest Area Geratis

35
0
tim rest area geratis dishub-ptu batang sedang koordinasi General Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Aryamir H. Sulasmoro (tengah)

BATANG, seputarbisnis.id – Menyambut musim mudik hari raya Idul Fitri 1447-H, perhatian terhadap masyarakat yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung tidak hanya dari pemerintahan saja, dari pihak swasta juga hadir. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengelola PLTU Batang kolaborasi dengan Dishub dalam penyediaan fasilitas rest area Geratis dengan segala segala fasilitas yang lengkap, bagi para pemudik yang melintas di wilayah jalur pantura alas roban, Senin (16/03).

Rest area tersebut menjadi bagian dari Posko Pelayanan Mudik dan Balik 2026 yang berlokasi di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Batang, Kecamatan Kandeman. Fasilitas ini mulai beroperasi dari Jumat (13/03) hingga (27/03).

Keberadaan rest area ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura Batang dengan menyediakan tempat istirahat yang aman dan memadai.

Para pengendara yang singgah di lokasi tersebut dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan secara gratis, mulai dari ruang istirahat indoor dan outdoor hingga tempat tidur untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh.

Selain itu, pemudik juga dapat menikmati layanan makan dan minum gratis yang disediakan untuk membantu kebutuhan berbuka puasa maupun sahur selama bulan Ramadan.

Fasilitas lain yang tersedia di rest area ini antara lain layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengendara untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima selama perjalanan.

Untuk menambah kenyamanan pemudik, pengelola juga menyediakan fasilitas hiburan seperti karaoke yang dapat dimanfaatkan untuk melepas penat selama beristirahat.

General Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Aryamir H. Sulasmoro mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penyediaan rest area tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Batang.

“Kehadiran PLTU Batang bukan sekadar infrastruktur energi nasional, melainkan simbol kemajuan teknologi dan ekonomi bagi Kabupaten Batang”ujarnya.

“BPI berkomitmen agar keberadaan objek vital nasional ini memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat,” ujar Aryamir saat menyambut kedatangan bus mudik gratis di Rest Area Dinas Perhubungan Batang.

Ia menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan rest area tersebut BPI tidak bekerja sendiri. Perusahaan menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk memastikan pelayanan kepada pemudik berjalan optimal.

“Untuk itu kami bersinergi dengan Forum Transportasi Roban (FTR), Dinas Perhubungan Batang dan PT PP Mukri Indonesia dalam Posko Pelayanan Mudik dan Balik 2026 ini,” jelasnya.

Menurut Aryamir, kolaborasi tersebut menjadi contoh sinergi antara sektor industri dengan pelayanan publik dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

“Keterlibatan aktif ini adalah wujud sinergi antara industri modern dan pelayanan publik untuk bersama-sama mewujudkan Batang Smart City yang lebih maju,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Batang, Landriyono, mengatakan fasilitas rest area yang disediakan tahun ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik.

“Yang utama adalah membuat pemudik merasa nyaman. Di sini ada tempat tidur untuk istirahat, WiFi, makanan, kopi, dan berbagai fasilitas lain,” ujarnya.

Selain menyediakan fasilitas istirahat, rest area tersebut juga dilengkapi dengan layanan pengisian daya kendaraan listrik yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna kendaraan berbasis listrik.

Tidak hanya itu, area tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk menjajakan berbagai produk unggulan mereka kepada para pemudik.

Dengan demikian, keberadaan rest area ini tidak hanya membantu pemudik beristirahat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Landriyono juga menyampaikan bahwa pada musim mudik Lebaran tahun ini Pemerintah Kabupaten Batang turut menyediakan layanan mudik gratis bagi warga Batang yang merantau di luar daerah.

Sebanyak enam armada bus dikerahkan untuk mengangkut sekitar 300 pemudik menuju kampung halaman. Armada tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Batang, Jasa Raharja, serta sejumlah pihak swasta.

Meski sempat terjadi kendala kecil berupa pecah ban pada salah satu bus di KM 298, perjalanan para pemudik tetap dapat dilanjutkan dengan aman setelah tim di lapangan segera melakukan penanganan.

“Alhamdulillah perjalanan aman. Ada sedikit kendala kecil tetapi itu sesuatu yang wajar dan bisa dikendalikan oleh tim di lapangan,” pungkas Landriyono.

Dengan adanya fasilitas rest area ini, diharapkan para pemudik yang melintas di wilayah Batang dapat beristirahat dengan nyaman sehingga perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan lancar.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here