KENDAL, seputarbisnis.id – Tingkatkan nilai IPM terhadap para generasi Muda di Kabupaten Kendal Jawa Tengah, saat ini tengah digencarkan kegiatan positif seperti Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) TNI-Polri Kedinasan Angkatan I di Kawasan Produksi Widuri Pegandon, Kendal, yang resmi ditutup pada hari ini, Rabu (12/11). Dalam acara ceremonial penutupan yang dihadiri para pejabat tinggi daerah maupun pusat langsung mendapatkan apresiasi dari para petinggi terhadap kualitas program yang sudah dilaksanakan tersebut.
Pada penutupan kehormatan dilakukan oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, disaksikan oleh Bapak Rizky Andrika, Tenaga Ahli Staf Khusus Presiden Bidang Program Strategis Nasional, perwakilan dari Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, Komandan Lanal Semarang, serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bapak Sarif Abdillah. Dukungan Pemkab dan Visi Nasional Dalam pidato penutupannya, Bupati Kendal menegaskan bahwa inisiatif Binlat gratis pertama dan terlengkap di Kendal ini merupakan langkah nyata Kawasan Widuri dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kendal bangga memiliki Kawasan Widuri yang visioner. Program ini bukan hanya pelatihan, tapi adalah jembatan emas bagi putra-putri daerah kita untuk meraih karir sebagai Abdi Negara. Kami berkomitmen menjadikan peningkatan kualitas SDM, khususnya dalam jalur kedinasan, sebagai prioritas utama daerah,” tegas Bupati.
Apresiasi dari pemerintah pusat datang melalui Tenaga Ahli Staf Khusus Presiden, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Indonesia Brain. Ia menilai Binlat Widuri adalah model terbaik bagi daerah lain. Ini adalah investasi SDM yang selaras dengan cita-cita Generasi Emas 2045.
“Kualitas pelatihan yang mengintegrasikan disiplin militer dan penguasaan akademik TPA berbasis CAT adalah standar yang dibutuhkan oleh negara dukungan dari Kodam dan Lanal menunjukkan program ini diakui validitasnya,” ujar Tenaga Ahli Stafsus Presiden.
Apresiasi Lintas Institusi Dukungan kuat juga datang dari legislatif dan institusi keamanan. Bapak Sarif Abdillah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi, menyoroti Binlat ini sebagai solusi pemerataan kesempatan pendidikan di Jawa Tengah. Kami di DPRD sangat mendukung program peningkatan kualitas SDM dengan fokus utama graduasi kemiskinan ini.
“Ini adalah peluang besar bagi masyarakat khususnya keluarga miskin untuk menggapai cita-cita luhur, dan ini harus terus direplikasi,” kata Bapak Sarif.
Sementara itu, perwakilan dari Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, dan Danlanal Semarang secara bergantian menyampaikan pesan dan motivasi, menegaskan bahwa disiplin dan mentalitas yang dilatih selama sepekan di Widuri adalah bekal utama yang tidak ternilai harganya saat masuk ke institusi TNI/Polri. Program Intensif dan Fasilitas Penuh Muh Arif Ruba’i yang merupakan Pembina Kawasan Produksi Widuri, menjelaskan bahwa Binlat ini menerapkan standar seleksi yang sesungguhnya.
Sejak awal, peserta telah melalui Rikmin yang ketat. Selama di asrama putra dan putri Widuri, mereka didampingi penuh oleh pelatih dari Pos TNI AL-Kendal dan LANAL Semarang, dibimbing melalui simulasi Tes Psikologi TNI/Polri, Rikkes dengan bantuan perawat profesional dari Dokter Mabes TNI dan Dinkes Kendal, dan Tes CAT Akademik yang dibuat persis seperti seleksi sesungguhnya oleh Tim ABC Training Camp menggunakan aplikasi terintegrasi satu-satunya di Indonesia.
“Tes Jasmani yang menggunakan fasilitas Stadion dan Kolam Renang Boja difasilitasi oleh Pemkab Kendal, menunjukkan sinergi kuat antar pihak,” terangnya.
Penutupan yang diakhiri dengan persembahan kedisiplinan dari para peserta Binlat ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi pemuda Kendal dalam mengisi jajaran Abdi Negara di masa depan.(ant)
.gif)


























.jpg)




