KENDAL, seputarbisnis.id – Ditengah Geopolitik yang tengah berlangsung dan mengancam kondisi perekonomian global dengan dihantui ketidakpastian disemua negara saat ini, namun ada hal yang berbeda didalam negeri Indonesia. Peningkatan jumlah Investor Asing cukup signifikan dan terus berdatangan, terlebih tren terbaru kondisi di bursa saham IHSG menunjukan tren positif yakni masuk ke Zona hijau, membuat para PMA semakin optimis dalam menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kendal yang berhasil menyerap 48.000 Tenaga Kerja dari 63 perusahaan yang sudah beroperasi, Jumat (19/06).
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Kendal terus menunjukkan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri daerah maupun nasional melalui peningkatan Jumlah investasi yang masuk ke Kawasan Industri Kendal, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan sumber daya manusia. Hingga kuartal pertama tahun 2026, KEK Kendal telah diisi oleh 140 pelaku usaha dari berbagai sektor industri dengan total realisasi investasi mencapai Rp189.16 triliun. Sebanyak 63 perusahaan telah beroperasi, sementara sisanya berada dalam berbagai tahapan pengembangan, mulai dari konstruksi, pembangunan fasilitas produksi, hingga persiapan operasional. Perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi tersebut berhasil menyerap 48,781 tenaga kerja di berbagai bidang pekerjaan, mulai dari operator produksi, teknisi, quality control, engineering, logistik, administrasi, hingga posisi manajerial.
Tingginya penyerapan tenaga kerja tersebut menunjukkan kontribusi nyata KEK Indutri Kendal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari total tenaga kerja yang terserap, sekitar 70% merupakan masyarakat Kabupaten Kendal, sementara sisanya berasal dari wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Seiring meningkatnya aktivitas industri, KEK Kendal juga terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui program Link & Match guna memastikan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Hingga saat ini, program Link & Match KEK Kendal telah melibatkan 54 SMK dan 17 perguruan tinggi yang berasal dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dan wilayah sekitarnya. Program ini juga didukung oleh kerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan, antara lain Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Diklat Industri (BDI), dan Balai Latihan Kerja (BLK), serta lembaga pendidikan non-pemerintah seperti Hope International dan BRCC Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, peserta memperoleh akses terhadap pelatihan berbasis kompetensi, program magang industri, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, rekrutmen bersama, hingga berbagai program peningkatan keterampilan yang bertujuan menghasilkan tenaga kerja yang siap kerja dan berdaya saing.
Executive Director KEK Kendal Juliani Kusumaningrum mengungkapkan, bahwa penciptaan lapangan kerja dan pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan KEK Kendal. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dan pelatihan agar kebutuhan industri dapat selaras dengan ketersediaan SDM yang kompeten dan siap kerja.
“Kami percaya bahwa investasi industri harus mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, baik melalui kesempatan kerja maupun peningkatan kompetensi tenaga kerja,” ungkap Juliani.
Saat ini KEK Kendal tengah melanjutkan pengembangan perluasan lahan industri untuk mengakomodasi tingginya minat investasi yang terus meningkat. Dengan masih adanya puluhan perusahaan yang berada dalam tahap konstruksi dan persiapan operasional, penyerapan tenaga kerja di KEK Kendal diperkirakan akan terus bertambah seiring beroperasinya perusahaan-perusahaan baru. Melalui pertumbuhan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan sumber daya manusia, KEK Kendal berkomitmen menghadirkan multiplier effect bagi perekonomian daerah melalui tumbuhnya sektor-sektor pendukung, peningkatan aktivitas usaha, serta terbukanya peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kendal dan sekitarnya.(ant)
.gif)























.jpg)




