KENDAL, seputarbisnis.id – Meningkatnya tensi di kawasan timur tengah yang berimplikasi terhadap ketidak pastian ekonomi global, Namun berbeda yang terjadi di Indonesia terjadi trend positif untuk perkembangan invetasi. Geopoliti yang tengah berlangsung konflik antara AS-Iran tidak mempengaruhi tren peningkatan invetasi di dalam negeri, salah satunya PT DKV Printing Indonesia resmi mengoperasikan fasilitas produksi terbarunya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, Selasa (21/07).
Beroperasinya pabrik ini menandai realisasi investasi perusahaan setelah menyelesaikan pembangunan yang dimulai sejak pada tahun 2025 lalu. Kehadiran fasilitas ini akan memperkuat kapasitas produksi kemasan premium untuk memenuhi kebutuhan sekitar 400 merek global yang disuplai oleh BSN Group di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai bagian dari BSN Group, DKV Printing Indonesia bergerak di bidang printing dan premium packaging, memproduksi berbagai jenis kemasan seperti outer carton, color box, inner box, hingga premium handmade box. Produk-produknya digunakan oleh berbagai merek internasional, di antaranya adidas, Nike, Crocs, Vans, UGG, Tommy Hilfiger, Lacoste, Columbia, Skechers, TEVA, TUMI, dan Under Armour.
Dengan total investasi mencapai Rp 728 miliar, fasilitas produksi ini memiliki kapasitas hingga 500,000 boks per hari atau sekitar 180 juta boks per tahun. Saat beroperasi penuh, PT DKV Printing Indonesia diproyeksikan mampu menyerap sekitar 800 tenaga kerja lokal, sekaligus menjadi salah satu fasilitas produksi kemasan karton terbesar di Asia Tenggara.
Wakil Presiden dan Direktur Eksekutif BSN Group Miao Renxiao mengatakan, bahwa pembangunan fasilitas produksi di KEK Kendal merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat jaringan manufaktur sekaligus meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan pasar global. Investasi ini juga mencerminkan kepercayaan BSN Group terhadap iklim investasi di KEK Kendal. Setelah sebelumnya mengembangkan kegiatan usahanya melalui BSN Technologies Indonesia yang telah lebih dulu beroperasi di kawasan.
“Peresmian fasilitas produksi di KEK Kendal ini merupakan langkah strategis BSN Group dalam memperluas jaringan manufaktur di Asia Tenggara. Indonesia menawarkan potensi yang besar sebagai fasilitas produksi, didukung oleh ekosistem industri yang terus berkembang dan lokasi yang strategis. Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat waktu pemenuhan kebutuhan pelanggan global, sekaligus memperkuat daya saing BSN Group di pasar internasional,” ujar Miao Renxiao.
Juliani Kusumaningrum selaku Executive Director Kawasan Industri Kendal, mengatakan bahwa kehadiran DKV Printing Indonesia semakin memperkuat posisi KEK Kendal sebagai kawasan yang mampu mengakomodasi industri manufaktur, termasuk sektor-sektor pendukung yang memiliki peran penting dalam rantai pasok global. Dirinya juga merasa senang atas kepercayaan BSN Group untuk kembali memilih KEK Kendal sebagai lokasi ekspansi. Keputusan grup BSN untuk kembali berinvestasi melalui DKV Printing Indonesia menjadi bentuk nyata kepercayaan terhadap KEK Kendal. Kami mengapresiasi kepercayaan tersebut dan akan terus menghadirkan kawasan industri yang mendukung pertumbuhan bisnis para pelaku usaha, mulai dari kemudahan investasi, infrastruktur yang andal, hingga layanan yang responsif sehingga mereka dapat terus berkembang bersama kami” ujar Juliani
Sebagai industri yang memasok kebutuhan kemasan bagi berbagai sektor manufaktur, kehadiran DKV Printing Indonesia turut memperluas kapabilitas industri di KEK Kendal. Dengan semakin lengkapnya industri pendukung di dalam kawasan, perusahaan-perusahaan dapat memperoleh akses rantai pasok yang lebih dekat, mempercepat proses produksi, serta menciptakan efisiensi operasional yang mendukung daya saing produk Indonesia di pasar global.(ant)
.gif)





















.jpg)




