SEMARANG, seputarbisnis.id – mendekati pelaksanaan momen arus mudik berbagai persiapan infrastruktur pendukung terus dilakukan oleh pengelola jalan Nasional maupun berbayar. Jasamarga Semarang Batang (JSB) memastikan kesiapan operasional Gerbang Tol (GT) Kalikangkung sebagai salah satu gerbang utama Jalan Tol Trans Jawa dalam menghadapi periode mudik Idulfitri 1447 H/2026, Selasa (10/03).
Sebagai simpul strategis yang menghubungkan arus kendaraan dari wilayah Barat menuju Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur, GT Kalikangkung memegang peranan penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam rangka mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas, JSB melakukan peningkatan kapasitas layanan transaksi melalui penambahan gardu di area Gerbang Tol Kalikangkung. Pekerjaan pelebaran gerbang tol yang saat ini tengah dilakukan mencakup penambahan gardu Oblique Approach Booth (OAB) dari sebelumnya 8 unit menjadi 9 unit, sehingga kapasitas pelayanan transaksi kendaraan dapat meningkat dan mendukung distribusi arus kendaraan secara lebih optimal.
Dengan adanya penambahan gardu tersebut, proses transaksi kendaraan di gerbang tol diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien, sehingga mampu mengurai potensi antrean kendaraan yang kerap terjadi saat lonjakan volume lalu lintas pada periode puncak mudik maupun arus balik.
Saat ini, gerbang utama GT Kalikangkung dilengkapi dengan 8 gardu Exit dan 5 gardu Entrance yang seluruhnya dalam kondisi siap operasi. Sementara itu pada akses Oblique Approach Booth (OAB) tersedia 9 gardu Exit dan 4 gardu Entrance yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pengaturan distribusi transaksi kendaraan sesuai dengan kondisi lalu lintas di lapangan.
Direktur Utama Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas layanan di GT Kalikangkung merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran arus kendaraan pada jaringan Tol Trans Jawa selama periode mudik Lebaran. “Penambahan gardu transaksi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan di Gerbang Tol Kalikangkung. Dengan kapasitas gardu yang lebih besar, proses transaksi kendaraan dapat berlangsung lebih cepat sehingga antrean kendaraan dapat diminimalkan dan kelancaran arus mudik di koridor Tol Trans Jawa dapat terjaga,” ujar Nasrullah.
Selain peningkatan kapasitas gardu transaksi, Jasamarga Semarang Batang juga menyiapkan penambahan personel layanan transaksi serta pengaturan antrean kendaraan secara dinamis menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait guna memastikan penerapan rekayasa lalu lintas dapat berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi.
Pada aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Jasamarga Semarang Batang juga memastikan kesiapan berbagai perangkat pendukung operasional seperti penataan jalur antrean kendaraan, kesiapan rambu dan traffic cone, pengamanan area gerbang tol, hingga pengawasan kondisi perkerasan jalan secara intensif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tol selama periode Lebaran berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Melalui peningkatan kapasitas layanan di GT Kalikangkung, Jasamarga Semarang Batang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan operasional yang optimal serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di sepanjang koridor Tol Trans Jawa selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H/2026.(ant)
.gif)


























.jpg)




