KENDAL, seputarbisnis.id – Rangkain kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Kantor Kabupaten Kendal Jawa Tengah diakhiri dengan Resepsi Penutupan di Pendopo Tumenggung Bahurekso. Moment tersebut digunakan Bupati Dyah Kartika Permanasari untuk menyampaikan semangat kebangsaan Khususnya terkait kerukunan dalam beragama yang merupakan kekayaan yang tiada Nilainya dengan menjadikan Perbedaan sebagai kekuatan dalam bingkai NKRI, Rabu (07/01).
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal, usai melaksanakan berbagai rangkaian perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB), dengan dilaksanakan penutupan secara resmi menggelar Resepsi yang dihadiri oleh Forkompimda setempat dan tamu undangan lainya. Dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai serta Maju”, menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan umat beragama serta mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kendal.
Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kendal, Dyah Kartika Permanasari yang menhadiri secara langsung menyam[aikan apresiasi kepada jajaran Kemenag atas dedikasi dan pengabdiannya dalam melayani umat serta menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah. Dalam tema yang diusung pada HAB ke-80 tersebut bukan sekedar slogan semata, melainkan bentuka penegasan bahwa kerukunan merupakan energy kebangsaan yang mampu merajut perbedaaan menjadi sebuat kekuatan bersama.
“Jadi bukan sekedar slogan akan tetapi juga sebagai kekuatan bersama, terutama dalam pelayanan kepada umat yang selama ini telah membawa nilai integritas, profesionalisme, dan kerukunan,”jelasnya.
Disampaikan pula peran Kementerian Agama semakin strategis, tidak hanya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam merawat kerukunan, pemberdayaan umat, serta menghadirkan agama sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.
Sementara itu KanKemenag Kabupaten Kendal Zainal Fattah menyampaikan bahwa kegiatan HAB ke-80 ini telah dilaksanakan berbagai agenda, mulai dari lomba-lomba teknis keagamaan, kegiatan edukatif, hingga kegiatan kebersamaan yang meliatkan seluruh keluarga besar Kemenag.
“Kami Awali dengan berbagai macam kegiatan perlombaan dan keagamaan yang merupakan sebagai bentuk mensyukuri apa yang sudah diperoleh serta upaya mempererat kebersamaan,”katanya,.
Dengan bertambahnya usia Kementerian Agama RI diharapkan kedepan bisa lebih dapat memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, serta menjadikan Institusi teladan dalam merawat kbhinekaan khususnya keberagaman dalam beragama.(ant)
.gif)


























.jpg)




