Home Berita Utama Transaksi Kendal Open FairTembus 60 Miliar, Tapi Omzet Pedagang Menurun

Transaksi Kendal Open FairTembus 60 Miliar, Tapi Omzet Pedagang Menurun

27
0
ceremoni penutupan dan pemberian hadiah kendal open fair 2025

KENDAL, seputarbisnis.id – Kendal Open Fair yang digelar selama sepekan ini, merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten Kendal yang ke-420 tersebut dinilai cukup berhasil dengan transaksi tembus Rp 60 Miliar Sabtu (16/08). Namun demikian Pameran terbuka produk dari berbagai perusahaan baik UMKM Lokal, maupun produk-produk pabrikan lainya ternyata tidak semuanya merasakan kenaikan omzet, bahkan permalamnya hanya dapat Rp 300 ribu saja, lebih bagusan tahun sebelumnya.

Rangkain kegiatan Kendal Open Fair 2025 yang digelar selama 7 hari di komplek gedung olahraga Kebondalem Kabupaten Kendal Jawa Tengah tersebut berlangsung lancar, dengan ceremonial penutupan pembagian hadiah serta kegiatan relegius Kendal bersholawat. Sebagaimana yang disampaikan oleh Bupati Kendal Dyah kartika permanasari dalam sambutanya saat prosesi penutupan kegiatan yang diharapkan bisa membangkitkan potensi perekonomian lokal semakin bergairah.

Dyah Kartika Permasari atau yang dikenal dengan sapaan mbk Tika tersebut mengatakan, Kendal Open fair merupakan event tahun yang selalu dinantikan kehadiranya oleh masyarakat. Selain itu juga menyambut satu momen penting yakni Launching Layanan Wifi Gratis yang terdapat di area public berjumlah 3 (tiga) lokasi, yang meliputi alun-alun Kota Kendal, Stadion Utama Kendal, dan Huta Klorofil.

“kedepan Pemda Kendal, perlahan satu persatu akan terpasang fasilitas umum yang bermanfaat tersebut, dan bakal menambah akses wifi sebagai bagian dari program internet gratis,”katanya.

Sementara itu, ditempat terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, terkait Kendal Open Fair tahun ini progresnya cukup bagus dan berjalan lancar dengan melimbatkan para pelaku UMKM yang ada. Terlihat dari jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung saja cukup siginifikan dari 7 hari itu 381 ribu pengunjung, artinya 60 ribuan pengjung tiap harinya dengan jumlah transaksi mencapai Rp 60 Miliar dari target Rp 69 Miliar.

“melihat jumlah penonton atau pengunjung dan jumlah transaksi pada Kendal Open Fair tahun ini ada perbedaan dan dari indoor menjadi outdoor di komplek Stadion Utama Kendal dengan anggaran kegiatan Rp 1,5 Miliar,”jelasnya.

Ditengah besarnya jumlah transaksi pada Kendal open fair tersebut, ada pedagang yang mengalami penurunan omzet, seperti yang dialami mbk Sri salah satu penjaga permainan anak mandi bola mengeluhkan sepinya pengunjung. Dari sebelumnya tiap malam bisa merasakan keuntungan tiap malam minimal Rp 500 ribu, pada kegiatan tahun ini sepi bisa mendapatkan Rp 300 ribu saja kita uda bersyukur ada hasilnya.

“pengunjung sepi, tidak hanya tempat permainan anak mandi bola saja, ada sejumlah wahana permainan lainya juga tidak begitu ramai,”ujarnya.

Pameran produk lokal dalam Kendal Open Fair tersebut diakhiri dengan kegiatan keagamanan yakni Kendal Bersholawarn bersama Muhammad Ulul Azmi Askanda Al-Abshor atau yang dikenal dengan Gus Azmi.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here